Purwokerto, 25 Oktober 2024 – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil menggelar pelatihan Audit Mutu Internal berbasis ISO 19011:2018 di Hotel Surya Yudha, Purwokerto, pada tanggal 24 hingga 25 Oktober 2024. Acara ini dihadiri oleh peserta dari tujuh universitas terkemuka di Indonesia dan menghadirkan narasumber dari Sinergi Consulting.

Pelatihan dibuka oleh Dr. Agus Mulyadi P., S.P., M.P., Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UMP, yang menekankan pentingnya audit mutu internal sebagai langkah strategis untuk memastikan kualitas pendidikan yang berkelanjutan. Dalam sambutannya, Dr. Agus menyatakan, “Pelatihan ini tidak hanya memberi wawasan mendalam mengenai audit mutu internal, tetapi juga membantu institusi pendidikan tinggi untuk menerapkan standar internasional ISO 19011:2018 dalam sistem manajemen mutu mereka. Kami berharap hasil dari pelatihan ini akan membawa dampak positif bagi kualitas pendidikan di universitas masing-masing.”
Selama dua hari, peserta menerima pembekalan mengenai prinsip-prinsip dan panduan audit mutu internal sesuai dengan ISO 19011:2018. Topik yang dibahas mencakup perencanaan audit, pelaksanaan audit, evaluasi hasil audit, hingga pelaporan. Narasumber dari Sinergi Consulting memberikan materi mendalam dan simulasi audit, memungkinkan peserta untuk langsung mempraktikkan teori yang dipelajari.

Salah satu peserta dari universitas yang terlibat menyampaikan antusiasmenya, “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami mendapatkan banyak pengetahuan baru yang dapat diterapkan untuk memperbaiki sistem audit mutu internal di universitas kami.”
Pelatihan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bukti kelulusan. Melalui pelatihan ini, Universitas Muhammadiyah Purwokerto berharap dapat semakin memperkuat sinergi antar universitas dalam mengelola dan meningkatkan kualitas mutu melalui audit internal yang lebih baik dan terarah sesuai dengan standar ISO 19011:2018.
Dengan demikian, UMP berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

