Pada tanggal 6 Juni 2024, Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) melaksanakan kegiatan benchmarking dengan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sistem penjaminan mutu di kedua perguruan tinggi melalui berbagi pengetahuan dan praktik terbaik.
Tujuan dan Manfaat Benchmarking
Benchmarking ini bertujuan untuk:
- Mempelajari Praktik Terbaik: Mengidentifikasi dan memahami praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan oleh UMP dalam sistem penjaminan mutu.
- Pertukaran Informasi: Bertukar informasi terkait metode, prosedur, dan kebijakan penjaminan mutu yang efektif.
- Pengembangan Kualitas: Meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan akademik di Unswagati melalui penerapan standar dan praktik yang lebih baik.
Agenda Kegiatan
Kegiatan benchmarking ini meliputi beberapa agenda utama, yaitu:
- Presentasi LPM UMP: Penyampaian materi mengenai sistem dan prosedur penjaminan mutu yang diterapkan di UMP.
- Diskusi Kelompok: Diskusi mengenai tantangan dan solusi dalam implementasi penjaminan mutu di masing-masing perguruan tinggi.
Hasil dan Kesepakatan
Hasil dari kegiatan benchmarking ini adalah adanya kesepakatan antara kedua belah pihak untuk saling berbagi dokumen dan file terkait penjaminan mutu. Namun, kesepakatan ini memerlukan surat resmi untuk permintaan dokumen dari UMP ke Unswagati. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga formalitas dan keamanan data yang akan dibagikan.

Penutup
Kegiatan benchmarking ini merupakan langkah awal yang positif dalam upaya meningkatkan kualitas penjaminan mutu di Unswagati dan UMP. Dengan adanya kerja sama dan pertukaran informasi yang baik, diharapkan kedua perguruan tinggi dapat terus berkembang dan memberikan layanan pendidikan yang berkualitas kepada mahasiswa.
Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen Unswagati dan UMP dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia melalui kolaborasi dan inovasi. Diharapkan, hasil dari benchmarking ini dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya dalam upaya peningkatan kualitas penjaminan mutu.

